Sunday, December 29, 2013

SEORANG BADWI DENGAN RASULULLAH SAW- Cerita orang Soleh

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang






Dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah saw sedang asyik bertawaf di Ka'bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir:

"Ya Karim! Ya Karim!

Rasulullah saw menirunya membaca 'Ya Karim! Ya Karim!'
Orang itu lalu berhenti di salah satu sudut Ka'bah, dan berzikir lagi: 'Ya Karim! Ya Karim!. Rasulullah saw yang berada dibelakangnya mengikut zikirnya 'Ya Karim! Ya Karim!

Merasa seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah dikenalinya. Orang itu lalu berkata:

"Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja memperolok-olokkanku, kerana aku ini adalah orang Arab Badwi? Kalaulah bukan kerana ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan ku laporkan kepada kekasihku Muhammad Rasulullah."

Mendengar bicara orang badwi itu, Rasulullah saw tersenyum, lalu bertanya:

"Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?
"Belum" jawab orang itu.
"Jadi bagaimana engkau beriman kepadanya?"
"Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya, sekalipun saya belum pernah bertemu dengannya," kata orang Arab Badwi itu pula.

Rasulullah saw pun berkata kepadanya:

"Wahai orang Arab! ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu di akhirat!
"Tuan ini nabi Muhammad?!!
"Ya" jawab Nabi saw

Dia segera untuk mencium kedua kaki Rasulullah saw. Melihat hal itu, Rasulullah saw, menarik tubuh orang Arab itu, seraya berkata kepadanya:

"Wahai orang Arab! janganlah berbuat serupa itu. Perbuatan serupa itu biasanya dilakukan oleh hamba sahaya kepada jerangannya. Ketahuilah, Allah mengutusku bukan untuk menjadi seorang yang takabbur yang minta dihormati, atau diagungkan, tetapi demi membawa berita gembira bagi orang yang beriman, dan membawa berita menakutkan bagi yang mengingkarinya.

Ketika itulah, Malaikat Jibril as turun membawa berita dari langit dia berkata:
"Ya Muhammad! Tuhan As-Salam (punca keselamatan) menyampaikan salam kepadamu dan bersabda: Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!




Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi, maka orang Arab itu berkata:
"Demi keagungan serta kemuliaan Allah, jika Allah akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hamba pun akan membuat perhitungan denganNya. Kata orang Arab itu.

"Apakah yang engkau perhitungkan dengan Allah?" Rasulullah saw bertanya kepadanya.
"Jika Allah akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahNya." jawab orang itu. 'Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunanNya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawananNya!"

Mendengar ucapan orang Arab Badwi itu, maka Rasulullah saw pun menangis meningatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab Badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi janggutnya. Lantaran itu Malaikat Jibril as turun lagi seraya berkata:
"Wahai Muhammad! Tuhan as-salam menyampaikan salam kepadamu dan bersabda: berhentilah engkau menangis! Sungguh kerana tangisanmu, penjaga Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga ia bergoncang, Nah, katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah takkan menghisab dirinya, juga takkan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah sudah mengampuni semua kesalahannya dan ia akan menjadi temanmu di syurga nanti!"

Betapa sukanya orang Arab Badwi itu, apabila mendengar berita tersebut. Ia lalu menangis kerana tidak berdaya menahan keharuan dirinya.


Alhamdulillah,

Buku : Untaian Kisah Para Wali Allah,
           Syed Ahmad Semait
           1993
           Pustaka Nasional PTE LTD, Singapura
           ISBN 978-9971-77-311-3
          
           Judul Asal Dalam Bahasa Arab
           Mukhtashar Raudhur-Raiyahin
           Karya: Allamah Al-Yafi'iy
          

No comments:

Post a Comment